Mengenal Sejarah Diberlakukannya Soal TPA Bappenas

Mengenal Sejarah Diberlakukannya Soal TPA Bappenas

Bagi Anda yang sudah pernah mengerjakan soal TPA Bappenas tentu sudah tidak asing lagi mengenai apa itu TPA. Perlu Anda ketahui bahwa TPA atau Tes Potensi Akademik pertama kali dikembangkan bersamaan dengan didirikannya OTO (Overseas Training Office) yang ada di Bappenas. Adapun tugas OTO Bappenas tersebut adalah mengkoordinasikan dan mengelola dana hibah luar negeri. Yakni untuk meningkatkan sumber daya manusia khususnya PNS dalam bidang beasiswa S3 dan S2 di luar negeri. Tentu saja ada banyak calon peserta yang ingin mendapatkan beasiswa tersebut. tidak heran apabila OTO Bappenas mengembangkan alat seleksi yang dikenal dengan TPA. Adapun konsep Tes Potensi Akademik yang diterapkan tersebut dirancang mengikuti model GRE atau Graduate Record Examination yang sudah sering diterapkan secara luas di luar negeri salah satunya Amerika Serikat.

Mengenal Sejarah Diberlakukannya Soal TPA Bappenas

Terlebih, Amerika juga menunjukkan angka penelitian yang lebih valid jika dibandingkan dengan indeks prestasi undergraduate. Kemudian ternyata pelaksanaan Tes Potensi Akademik yang pertama tersebut mendapatkan sambutan positif dari berbagai departemen maupun non departemen. Banyak yang mengatakan bahwa TPA sangat tepat untuk dijadikan sebagai alat seleksi bagi mereka yang ingin mendapatkan program beasiswa S3 maupun S2 di luar negeri. Saat ini sendiri untuk menjaga kredibilitas dan juga kualitas dari TPA, maka Bappenas pun melakukan kerjasama secara periodik dengan lembaga dan konsultan yang ada di dalam dan di luar negeri demi mengembangkan Tes Potensi Akademik. Tidak hanya itu saja, sampai saat ini Bappenas juga terus melakukan perbaikan pada sistem pendaftarannya. Bappenas juga memperbaiki pengadaan bahan, penilaian, pelaksanaan tes, hingga penyampaian hasilnya kepada para peserta.

Kemudian, Tes Potensi Akademik pun tidak hanya digunakan untuk seleksi program beasiswa untuk S3 dan S2 di luar negeri saja. Akan tetapi, saat ini tes tersebut juga digunakan untuk pendaftaran program S3 dan S2 di berbagai perguruan tinggi swasta dan negeri yang ada di Indonesia. Tidak hanya itu saja, TPA juga mulai digunakan sebagai alat seleksi pegawai baru, perusahaan swasta, lembaga departemen dan non departemen, BUMD maupun BUMN. Saat ini juga calon mahasiswa baru S1 dan minimalnya D3 juga mendapatkan tes tersebut untuk dapat masuk ke perguruan tinggi yang mereka inginkan. Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin melanjutkan pendidikan pastikan untuk menyiapkan diri lebih lanjut. Terutama dalam mengerjakan soal-soal TPA tersebut. Agar nantinya dapat lulus dengan hasil yang memuaskan.

Back To Top